Senin, 17 September 2007

Puisi 1

UNTUK ANAKKU TERCINTA

Engkau yang masih putih
Bagai tebaran kapas
Yang belum tau arti sedih
Belum juga pernah terhempas

Ayah selalu berdoa untukmu
Untuk sopan dan berbudi
Dalam menapaki masa depanmu
Dan beribadah sehari-hari

Ayah selalu risau dalam duka
Akan kehidupan ini
Yang semakin jauh dari norma agama
Kehidupan semakin jauh atas Allah yang Suci

Anakku yang beragama
Hiduplah dalam bimbingan Illahi
Jangan lupa beribadah, belajar dan bekerja
Untuk kehidupanmu yang kita damba

Selamatlah di dunia
selamatlah di akherat
Selalu bahagia
Hidup bermartabat

Untuk anakku : Pradeva Zaki Makarim dan Fadhillah Lutfi Muzhafar
Load disqus comments

0 komentar